Where to Stay in Japan

Ada banyak banget pilihan buat numpang tidur di Jepang. Mulai dari dorm style yang satu kamar terdiri dari beberapa bunk bed, ryokan style ala local people persis kayak kasurnya Nobita di Doraemon, capsule hotel, apartment yang bisa di sewa harian, hingga private room seperti hotel pada umumnya. Dari segi kenyamanan, saya lebih memilih private room karena gak perlu share kamar dan kamar mandi dengan orang lain, berasa lebih bebas aja. Sewa apartment juga nyaman dan rata-rata fasilitasnya kayak di rumah khususnya untk peralatan dapur, tapi sayangnya no receptionist jadi kalau perlu apa-apa agak ribet ngubungin renter-nya.

Kalau dari segi harga, dorm style yang paling irit. Tapi semuanya harus share. Umumnya solo traveler lebeih prefer yang dorm style karena bisa berinteraksi dengan traveler lain yang nginep di tempat yang sama. Kalau mau tipe dorm tp lebih elite dikit bisa ke capsule hotel. Mirip kayak dorm style tp lebih luxuries.

Saya sendiri mencoba capsule dan private room. Untuk di Osaka, saya nginep di capsule hotel a-Style Shinsaibashi. Di tokyo, saya nginep di dua tempat: Via Inn Asakusa & MyStays Shin-Urayasu.

a-Style Shinsaibashi ini lumayan baru dan khusus buat cewek. Letaknya deket Shinsaibashi, jadi bisa bolak balik ke Shinsaibashi buat belanja hahaha. Ini akan menjadi capsule hotel pertama saya. Cuman sayangnya gak ada coin laundry, jadi ga bisa nyuci baju sendiri. Dan check in time-nya agak sore, yaitu jam 17.00 dimana rata-rata hotel yang lain bs check in jam 15.00.

Via Inn Asakusa adalah hotel kedua saya di Jepang yang lokasinya di area Asakusa. Area Asakusa ini touristy banget jadi banyak toko-toko yang jual souvenir dan gak jauh dari Sensoji Temple yang sering didatengin banyak turis. Jadi bisa bolak-balik juga untuk beli souvenir di sini hoho.

MyStays Shin-Urayasu menjadi hotel terakhir saya untuk liburan di Jepang tahun ini (sapa tw ada next trip lagi ke Jepang haha). Kenapa musti sampe pindah hotel segala di Tokyo, karena 2 hari terakhir saya mau maen ke Disneyland & Disneysea. Hotel ini menyediakan free shuttle bus buat ke Disney Resort dan dari JR Maihama Station & JR Shinurayasu Station menuju hotel. Cuman ada schedule-nya, gak setiap saat ada bus-nya. Gak jauh dari hotel ini juga ada pemberhentian untuk limousine bus ke Narita Airport, jadi gak perlu turun-naik tangga di stasiun kereta buat ke Airport.

Ketiga hotel yang saya pilih itu, semuanya deket stasiun kereta. Yah, walau gak nempel langsung sama stasiunnya, at least ada stasiun terdekat yang bisa diakses. Sebisa mungkin pilih area yang touristy biar pilihan makan banyak dan banyak juga toko yang jual souvenir. Tapi bila mau lokasi yang agak sepi, bisa melipir juga ke lokasi yang agak jauh dari pusat kota dengan resiko jarak ke lokasi wisata-nya agak jauh. Tapi selama berdekatan dengan stasiun kereta, saya rasa aman-aman aja walau lokasinya agak jauh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s